Instalasi software pada FreeBSD
Instalasi pada FreeBSD dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu install lewat package dan install lewat source. Kedua metode instalasi software tersebut dapat dilakakukan mengunakan CD-ROM atau dari web/ftp. Pada kali ini digunakan contoh menggunakan ftp.
Menginstall dari package
Proses install lewat package merupakan proses instalasi dimana kita tinggal mengambil binary file (file yang telah menjadi software) dari suatu sumber.
Prosesnya tidak terlalu panjang:
-
Download package secara manual
# ftp -a ftp2.FreeBSD.org
Connected to ftp2.FreeBSD.org.
220 ftp2.FreeBSD.org FTP server (Version 6.00LS) ready.
331 Guest login ok, send your email address as password.
230-
230- This machine is in Vienna, VA, USA, hosted by Verio.
230- Questions? E-mail freebsd@vienna.verio.net.
230-
230-
230 Guest login ok, access restrictions apply.
116
Chapter 4 Installing Applications: Packages and Ports
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp> cd /pub/FreeBSD/ports/packages/sysutils/
250 CWD command successful.
ftp> get lsof-4.56.4.tgz
local: lsof-4.56.4.tgz remote: lsof-4.56.4.tgz
200 PORT command successful.
150 Opening BINARY mode data connection for ’lsof-4.56.4.tgz’ (92375 bytes).
100% |**************************************************| 92375 00:00 ETA
226 Transfer complete.
92375 bytes received in 5.60 seconds (16.11 KB/s)
ftp> exit
-
Instalasi package
# pkg_add lsof-4.56.4.tgz
-
FreeBSD juga dapat menginstall package secara otomatis. Hal ini akan membuat proses download (dari FTP) dan instalasi berjalan sendiri (tanpa intervensi user)
# pkg_add -r lsof
-
Untuk menguninstall package yang ssudah diinstall di sistem menggunakan
# pkg_delete lsof-4.56.4.tgz
EQSO
EQSO juga merupakan aplikasi radio amatir….EQSO ini yah serupa tapi ‘tak tau sama apa tidak’ dengan VoIP (Voice over Internet Protocol) yang sekarang dikenal dengan aplikasinya berupa Skype. Berikut ceritanya…
Sejarah & perkembangannya…..
Gebrakan dimulai oleh amatir radio di Makassar dengan berdirinya Club Station yang khusus mengembangkan dunia digital di amatir radio. Callsign YB8ZD akhirnya terbit, dimotori oleh YB8EW dan kawan-kawan [baca situs webnya]. YB8ZD lahir tanggal 17 April 2007 dengan IAR yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan. Rakerda ORDA Sulawesi Selatan tanggal 12 Agustus 2007 telah menyiratkan pentingnya amatir radio mengikuti perkembangan teknologi.
YC1LZ melalui lobi yang intensif dengan pengurus ORDA Jawa Barat akhirnya menanyakan hal ini secara resmi ke ORPUS mengenai kegiatan eQSO. Melalui surat nomor B-171/OP/KU/2007 tanggal 10 September 2007 –tepat 1 hari sebelum diselenggarakannya eQSO Ramadhan net 2007– ORPUS menilai bahwa:
1. eQSO adalah pengembangan komunikasi digital yang digeluti amatir radio seluruh dunia termasuk Indonesia
2. Perlu adanya pemahaman yang jelas tentang pemaduan jaringan Internet dengan jaringan amatir radio sehingga tidak melanggar KM-49 Tahun 2002 tentang kegiatan amatir radio
3. Dengan akan diterbitkannya PP-38 Tahun 2007, ORARI dan Ditjen Postel sedang membahas hal-hal yang berkaitan dengan eQSO
4. eQSO dianggap sebagai kegiatan eksperimen amatir radio yang perlu mendapat pengawasan dan dikendalikan oleh ORARI Daerah.
How It Works….
Perangkat yang diperlukan untuk menggunakan eQSO adalah sebagai berikut.
- PC yang terhubung ke internet
- Aplikasi eQSO
- Perangkat radio
Sistemnya bekerja dengan cara:
- Seseorang mengirim pesan berupa suara lewat radio, pesan tersebut kemudian dikirim lewat gelombang radio ke komputer yang terhubung dengan radio sekaligus internet. (komputer berperan sebagai gerbang/gateway ke internet)
- Komputer tersebut kemudian melakukan koneksi dengan server eQSO dan mengirimkan pesan suara yang sudah diubah menjadi data digital.
- Server eQSO akan meneruskan pesan ke komputer lain yang seperti komputer pertama, terhubung ke internet sekaligus radio penerima pesan. Komputer akan mengubah kembali data digital yang diterimanya menjadi pesan suara dan meneruskan kembali jalannya pesan ke radio penerima pesan sehingga pesan dari radio yang satu akan diterima radio tersebut.
Yah, pokoknya data suara kita dirubah jadi digital trus dilewatin pake Internet trus dirubah lagi jadi suara (analog). Konsepnya ya VoIP itu, hanya saja (sekali lagi) digunakan alat berupa radio frekwensi sebagai media penyampaiannya.
Semoga bermanfaat….
APRS
APRS merupakan bentuk aplikasi teknologi radio frekwensi yang memiliki prinsip seperti GPS….selengkapnya silahkan dibaca…
APRS adalah anagram (singkatan) dari Automatic Packet Reporting System. Tapi kemudian banyak yang yang mengganti singkatan “P” yang berarti “packet” menjadi “position” karena memang banyak digunakan untuk menetukan posisi dengan bantuan GPS. APRS ini diciptakan oleh Bob Bruninga (callsign WB4APR), peneliti di US Naval Academy, pada tahun 1990 dan berkembang pesat dalam 10 tahun. Fungsi utamanya adalah untuk mengirim informasi tentang lokasi atau posisi, tapi kemudian dikembangkan untuk digunakan untuk hal-hal lain juga seperti sebagai pemantau cuaca juga.
APRS ini menggunakan jaringan internet sehingga bisa digunakan pada jarak yang sangat jauh (selama terjangkau internet), tapi tujuan utama diciptakannya APRS adalah untuk digunakan pada jarak dekat untuk update informasi secara real-time.
Secara umum yang diperlukan untuk menggunakan APRS adalah sebagai berikut.
- Perangkat amatir radio
- Komputer dan software APRS
- TNC/soundcard
- Perangkat GPS
Apache HTTP Server n’ Radio Wireless
Web server adalah software yang memberikan layanan web. Web server menggunakan protokol yang disebut dengan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Anda mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tergantung pada keperluan Anda. Dalam tulisan ini akan kita bahas salah satu web server yang sangat terkenal dan menjadi standar de facto setiap distribusi Linux, yaitu Apache.Apache adalah nama web server yang dibuat berbasiskan kode sumber dan ide – ide yang ada pada web server leluhurnya, yaitu web server NCSA. Sesuai namanya, web server NCSA dibuat oleh National Center for Supercomputing Applications. Tidak seperti proyek leluhurnya yang dibiayai oleh pemerintah Amerika, web server Apache dikembangkan oleh sekelompok programer yang bekerja tanpa dibayar oleh siapapun. Mereka mengerjakan proyek ini dengan berbagai macam alasan, akan tetapi alasan yang paling mendasar adalah mereka senang jika perangkat lunak mereka digunakan oleh banyak orang.
Apache adalah web server yang kompak, modular, mengikuti standar protokol HTTP, dan tentu saja sangat digemari. Kesimpulan ini bisa didapatkan dari jumlah pengguna yang jauh melebihi para pesaingnya. Sesuai hasil survai yang dilakukan oleh Netcraft, bulan Januari 2005 saja jumlahnya tidak kurang dari 68% pangsa web server yang berjalan di Internet. Ini berarti jika semua web server selain Apache digabung, masih belum bisa mengalahkan jumlah Apache. Saat ini ada dua versi Apache yang bisa dipakai untuk server produksi, yaitu versi mayor 2.2 dan versi mayor 1.3. Anda bisa menggunakan salah satu dari keduanya. Tapi sangat dianjurkan Anda memakai versi 2.2. Mengapa kita harus memilih Apache? Tentu itu pertanyaan yang terfikir dalam benak Anda. Ya, tentu saja kita harus mempunyai alasan untuk segala hal, termasuk memilih Apache sebagai web server pilihan.
Mungkin daftar berikut bisa menjadi jawabannya.
• Arsitektur modular.
• Mendukung banyak sistem operasi, termasuk di dalamnya adalah Windows NT/2000/XP dan berbagai varian Unix.
• Mendukung IP versi 6 (Ipv6).
• Mendukung CGI (Common Gateway Interface) dan SSI (Server Side Include).
• Mendukung otentifi kasi dan kontrol akses.
• Mendukung SSL (Secure Socket Layer) untuk komunikasi terenkripsi.
• Konfi gurasi yang mudah dipahami.
• Mendukung Virtual Host.
• Pesan kesalahan multi bahasa dan bisa dimodifikasi.
Radio seperti penemuan yang lain ditemukan melalui berbagai eksperimen dari banyak orang.
Web 10 tahun yang akan datang
Web, kalau diterjemahkan secara harfiah artinya jaringan. Tentunya yang akan dibicarakn di sini bukanlah Spider Web (jaring laba-laba), tapi lebih mengarah ke Web dalam perspektif Teknologi Informasi. Mungkin web di sini akan lebih berasosiasi dengan website, web browser, web server dan hal-hal yang berkaitan di luar definisi jaringan (network) dalam banyak hal (fisik, topologi, router, TCP/IP secara umum, dll…).
Perkembangan web beberapa tahun silam dapat dikatakan sangat pesat, dari adanya html, xml, php, SQL dan fitur-fitur pemrograman web yang lainnya. Semakin mudahnya membuat suatu portal informasi berupa website dengan adanya CMS (Content Management System) semakin mempengaruhi kreatifitas user dan efisiensi waktu dalam penggunaan web sebagai sarana pertukaran informasi. Situs-situs informasi berbasis Wiki yang sangat efektif dalam penyamapain suatu informasi, berkembangnya penggunaan sisfo (sistem informasi) sederhana sampai yang kompleks sekalipun dalam berbagai bidang juga telah memberikan sinyal-sinyal perkembangan bahwa teknologi web ini akan menyentuh banyak aspek kehidupan nantinya.
How TCP – IP Works
Ketika kita mengklik link atau menginput suatu URL website tertentu maka di situ terjadilah proses dan kerja TCP – IP di internet.
Saat kita mengklik suatu link URL maka disitu akan terjadi request data yang memiliki tujuan tertentu. Request ini akan dikirim dalam bentuk paket-paket data. Paket tersebut kemudian diberi label, yang dimana label terbut berisikan informasi tertentu antara lain: alamat pengirim, alamat tujuan, tipe data paket tersebut. Paket tersebut juga akan diberi akan diberi suatu alamat proxy. Paket kemudian diteruskan ke LAN, yang dapat berisi beberapa macam tipe paket data (paket IP, Novell, AppleTalk,dll). Device yang bernama Router (yang terkoneksi di LAN) akan membaca alamat paket kemudian akan mengatur pengiriman paket ke jalur network lain sesuai alamat tujuannya. Setelah paket meninggalkan router, kemudian paket tersebut akan berjalan menuju jaringan lain dan akan berhadapan dengan alat yang bernama Router Switch. Switch ini akan memindahkan paket ke jalur yang sesuai dengan lebih cepat.
Dokumentasi instalasi FreeBSD
Di sini akan diperlihatkan screenshoot instalasi FreeBSD. Instalasi ini dijalankan di VMware Workstation 6 ACE Edition (sebagai virtual machine) dengan Windows XP sebagai host OS
Emmm….gak semua proses instalasi diperlihatkan di sini, yah..yang kira2 esensial aja yang ditampilkan…
OSI Layer pada kasus koneksi ke google.com
Ilustrasi OSI Layer pd pada koneksi PC ke google.com
Application Layer
Web browser kemudian meminta request yang memiliki header http ke web server (karena website/www menggunakan protokol http). Kemudian web server akan merespon dengan mengirimkan homepage (yang memiliki header hhtp juga) ke komputer user
Presentation Layer
Resepon yang dikirimkan web server (yaitu berupa homepage) kemudian diterjemahkan sehingga user bisa membaca hompage tersebut sesuia dengan format yang standar. Contohnya, respon yang dikirimkan web server google.com sebagai kode2 mengandung file gambar tipe jpeg, kemudian data yang sampai di user diterjemahkan sehingga kode2 yang sampai dapat dilihat berupa sebuah gambar jpeg
Session Layer
Request yang dikirimkan user ke web server dihandle koneksinya menggunakan session layer. Jadi dengan hal ini koneksi antar komputer dengan web server dapat dijaga agar tetap terhubung dengan baik.
Transport Lyer
Menangani jalur / pintu pertukaran data. Dalam kasus google.com, komputer user meminta request ke server melalui port TCP pada port 80 di web server (port 80 untuk http). Web server merespon dengan mengirimkan data melalui port yang digunakan untuk berkomunikasi tadi (dalam hal ini port 80 di web server)
Network Layer
Menangani ‘alamat’ komputer yang saling terhubung (IP address) dan permasalahan ‘rute’ data yang dikirimkan. Request yang dikirimkan oleh komputer user mengandung alamat IP user (alamat asal) dan alamat IP web server google.com (alamat tujuan). Web server menerima request dan kemudian merespon dengan mengirimkan data yang diminta ke alamat IP asal (yaitu alamat IP user).
Data-Link Layer
Request yang dikirimkan oleh user dipecah menjadi bit2 elektrik kemudian dikirimkan ke local network tempat web server, kemudian diteruskan ke entah itu router, switch dan akhirnya web server google.com yang dimana masing2 device memiliki MAC Address* unik (diasumsikan menggunakan standar Ethernet). Respon web server dikirimkan kembali secara elektrik ke MAC Address asal (komputer user).
Physical Layer
Penangan jaringan berdasarkan jenis media transmisi secara fisik. Request dari user dikirimkan berupa bit2 elektrik yang menggunakan media kabel (dalam hal ini lazimnya standar Ethernet) kemudian diteruskan ke web server google.com (yang bisa saja melalui beberapa tipe media transmisi.
*MAC Address : suatu sistem pengalamatan pada hardware yang sifatnya unik, sehingga koneksi bisa dilakukan dengan mengetahui MAC Address ethernat card tujuan. MAC Address bisa didapatkan dari protokol ARP yang menerjemahkan IP Adress ke MAC Addres
*artikel ini disadur dari berbagai sumber, apabila masih terdapat kekurangan atau kekurangakuratan data ataupun penerjemahan harap dimaklumi karena penulis masih dalam tahap belajar.
link2 luar mengenai FreeBSD
- FreeBSD – The official FreeBSD site.
- Why FreeBSD – An overview
- FreeBSD Guide – A great introductory tutorial to help get started with FreeBSD.
- A Brief History of FreeBSD by FreeBSD co-founder Jordan Hubbard.
- Planet FreeBSD – The FreeBSD Developers’ Planet.
- Official FreeBSD developers’ wiki – The official FreeBSD Wiki, mostly developer- and advanced user- oriented.
- FreeBSD wiki – User-maintained FreeBSD wiki.
- Avoiding Linuxisms – Notes on writing portable software that will also run on FreeBSD
- FreeBSD-World – FreeBSD-world website.
- TrustedBSD – TrustedBSD website.
- IBM developerWorks: Why FreeBSD – A quick tour of FreeBSD.
- The Complete FreeBSD
diambil dari Wikipedia
Sedikit mengenai FreeBSD
Sebelum kita melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui terlebih bdahulu apa itu freeBSD dan darimana asal mula FreeBSD. Secara definisi, FreeBSD adalah sistem operasi berbasis unix yang gratis turunan asli dari sistem operasi UNIX AT & T yang didistribusikan oleh Barkeley System Distribution (BSD) yang dikembangkan dari sistem 4.4BSD-lite. Unix sendiri merupakan sistem operasi yang dikembangkan Ken Thomson dan Dennies Ritchie pada tahun 1969 dengan menggunakan bahasa assembly. Pada perkembangan selanjutnya, UNIX kemudian ditulis ulang dalam bahasa C (1973) dan dikembangkan lebih lanjut di laboratorium Bell milik AT & T.
Keutamaan FreeBSD dibanding dari OS lain:
Multiuser
FreeBSD mendukung penggunaan sistem dan berbagai sumber daya yang ada dalam sistem (misalnya hardisk) secara bersamaan oleh banyak user dalam waktu bersamaan. Dengan sistem yang multi user ini memberikan keuntungan :
- Penghematan resources hardware karena resources yang ada dapat dipakai oleh banyak orang sekaligus
- Dpat diakses oleh banyak user sekaligus, sehingga tidak terjadi penduplikasian data
Multitasking
User dapat melakukan berbagai pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan dengan satu terminal
Fleksibilitas
FreeBSD dapat diinstall dalam berbagai macam arsitektur mesin. Dengan demikian, dapat mengilangkan ketergantungan user akan vendor tertentu (user memiliki keleluasan untuk memilih / berganti-ganti jenis mesin sesuai kebutuhan)
Hierarki sistem file
Sistem file dalam FreeBSD terstruktur dengan baik, sehingga memudahkan user untuk mengatus letak file. Hal ini juga memudahkan bagi user untuk melekukan kustomisasi terhadap sistem.
Kebutuhan minimal hardware
Untuk menjalankan instalasi FreeBSD dengan konfigurasi minimal, hardware yang dibutuhkan pemakai tergantung versi FreeBSD dan arsitektur mesin yang dipakai. Untuk instalasi pada mesin intel 386 (mesin yang berprosesor intel) spesifikasi hardware minimal yang dibutuhkan adalah ;
- Processor intel 486
- Ruang hard disk 150 MB
- RAM sebesar 24 MB
- Kebutuhan hardware lain (tergantung media instalasi), misalnya: cd-rom, floppy drive, atau ethernet card
sangat minim bukan, dan spesifikasi kebanyakan komputer jaman sekarang ini sudah jauh di atas itu. Jadi, apa salahnya mencoba FreeBSD…?!